Cara Terbaik Mengatasi Kenari Mabung

Burung Kenari adalah burung penyanyi yang saat ini sangat banyak penggemarnya, saking cintanya bahkan banyak dari penghobi burung yang sudah menangkarkannya.

Suara burung kenari sangat variatif dengan naik turun nada yang mempunyai ritme irama lagu yang baik. Memang tidak dapat dipungkiri salah satu yang sangat menarik dari burung ini adalah bulunya.

Memiliki variasi warna yang beragam dan kombinasi warna yang unik serta dapat mengetahui jenis suara hanya dengan melihat tebal, tipis dan warnanya seperti di bawah ini.

Cara Terbaik Mengatasi Kenari Mabung

Cara Terbaik Mengatasi Kenari Mabung

Berikut ini yang berhubungan dengan ketebalan bulu burung kenari adalah :

1.Burung kenari dengan bulu tebal (bulu rangkap) cenderung lama untuk bisa bernyanyi secara maksimal. Burung seperti ini biasanya dapat lebih baik membawakan lagu dengan cengkok yang terdengar lebih jelas ketimbang kenari berbulu satu/tipis karena dalam membawakan suara hanya sedikit bergaya (baik sayap, maupun jalan kanan-kiri).

2.Burung kenari dengan bulu tipis (bulu satu) lebih cepat berbunyi dengan capaian nyanyian maksimal, lebih lincah dan bisa bergaya dengan mengandalkan suara-suara tembakannya.

Warna dominan pada burung kenari juga mempengaruhi cepat lambatnya burung kenari mulai bunyi :

1.Burung kenari yang memiliki warna dominan cerah (putih, kuning, orange) cenderung lama untuk bisa bernyanyi secara maksimal.

2.Kenari yang tidak memiliki warna dominan cerah (putih, kuning, orange) lebih cepat berbunyi dengan capaian lagu maksimal.

Begitu berharganya bulu bagi burung, bahkan hanya dari warna dan tebal serta tipisnya pun dapat kita ketahui jenis suaranya. Oleh sebab itu kita harus merawat dengan baik bulu burung kenari tersebut agar terjaga keindahan dan kesehatan dari bulu burung tersebut. Salah satu yang kita akan bahas kali ini adalah Cara Terbaik Mengatasi Kenari Mabung, moulting atau rontok bulu.

Rontok, berganti bulu dan meranggas atau yang lebih ilmiahnya sering kita sebut dengan moulting. Proses ini alami terjadi pada burung dalam proses bergantinya bulu tua secara periodik. Burung akan mengalami moulting normalnya terjadi setahun sekali atau pun bisa lebih untuk species burung tertentu.

Ada banyak istilah moulting yang dipakai penghobi burung seperti, mabung, ngurak, nyulam, ambrol dan lainnya. Perbedaan mendasar dari kata tersebut terdapat pada ambrol digunakan ketika burung dalam kondisi bulu rontok semua, ngurak digunakan ketika burung dalam kondisi bulu tidak beraturan dan mulai merontokan bulu kecilnya, nyulam istilah kata yang digunakan untuk burung pada saat tumbuhnya bulu baru yang rontok dengan pertumbuhan secara keseluruhan dalam kondisi yang baik selanjutnya adalah mabung istilah ini merupakan yang paling sering kita temukan dalam perbincangan penghobi burung, mabung adalah proses tumbuhnya bulu-bulu tetapi belum sempurna dan sebagian besar masih terbungkus.

Dari beberapa istilah tersebut yang sering kita gunakan sebenarnya ada urutan tersendiri dari proses moulting sempurna yaitu : Ngurak, Ambrol dan Mabung. Dan untuk nyulam sendiri adalah istilah untuk pergantian bulu yang tidak sempurna. Proses mabung memang terjadi secara alami pada burung, tapi untuk burung rawatan apalagi burung yang dipersiapkan untuk mengikuti perlombaan mabung ini sangat penting untuk segera diselesaikan dengan benar dan efektif agar proses mabung berjalan lancar sehingga burung dapat maximal saat di perlukan untuk kepentingan perlombaan atau lainnya.

Dalam penanganan burung mabung ini ada beberapa cara salah satunya dengan cara seperti di bawah ini :

1. Kerodong penuh selama mabung kecuali dalam pemberian makanan atau minuman.

2. Berikan kroto satu sendok per hari ini dilakukan untuk merangsang pertumbuhan bulu burung.

3. Burung tidak perlu dimandikan juga tidak perlu dijemur, dalam kondisi ini burung sangat tidak fit untuk dimandikan juga di jemur yang ditakutkan bila lama pemandian berlebihan dapat kedinginan begitu pula di jemur dapat kepanasan ini sangat mempengaruhi kesehatan burung dan rentan waktu pemulihan mabung.

5. Perhatikan kebersihan sangkar burung tersebut karena kondisi yang tidak memungkinkan burung untuk membentuk antibody seperti biasanya.

6. Dapat dicoba untuk menaburi bagian dasar sangkar dengan kapur setebal sekitar 2 mm merata, kemudian lapisan atasnya dapat di taburi lagi dengan dedak/katul setebal sekitar 1 cm juga dengan merata. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan burung kenari fungsi dedak: sendiri untuk menghangatkan udara dalam sangkar tetapi terjaga kelembabannya sehingga tidak kering. Lembab itu sendiri tempat paling baik untuk berkembang biak mikroba. Maka kapur, selain menambah hangat juga bisa membunuh jamur atau mikroba lain ini dilakukan agar kerodong penuh untuk burung dapat bekerja maximal karena kotoran burung dapat ternetralisir dengan kedua cara tersebut.

Proses mabung sangat dipengaruhi oleh udara hangat tapi agak lembab. Dengan keadaan udara yang seperti ini bulu tua akan cepat rontok disebabkan karena lapisan kulit luar yang menjepitnya membuka, sedangkan bulu muda akan sempurna pertumbuhannya karena ujung bulu baru terbantu dalam memecah lapisan tanduk yang membungkusnya.

Baca juga : Buah Belimbing Untuk Menyembuhkan Batuk

Semoga artikel di atas dapat berguna bagi penghobi burung Kenari. Kunjungi juga artikel terkait Awas Burung Kenari Terkena Snot, Suara Kenari Mengkristal, Tips Mudah Membedakan Burung Kenari Jantan dan Betina. Kami mengharap agar anda mau berbagi dengan mengisi kolom komentar dengan kritikan atau saran agar kami dapat memperbaiki blog yang masih kurang dari kata sempurna ini. Terima kasih.

Cara Terbaik Mengatasi Kenari Mabung | Keyli | 4.5